Text
Yohanes Paulus II gereja berdialog
“Paus Yohanes Paulus II dikenal sebagai sosok yang humanis yang berhati lapang. Sejalan dengan semangat Konsili Vatikan II, baginya keselamatan tidak hanya terbuka buat umat Katolik, tetapi juga buat umat-umat lain di luar itu. Maka, dialog lintas orang beriman menjadi sebuah keniscayaan.”
Dalam konteks kemajemukan agama-kepercayaan di Indonesia, gagasan Yohanes Paulus II mengenai dialog agama dalam buku ini menjadi sangat penting dan relevan, dibutuhkan dan mendesak lebih daripada masa-masa sebelumnya. Paus Yohanes Paulus II dikenal sebagai Paus Dialog sebab dia senantiasa hendak mendorong semakin terwujudnya dialog antaragama. Malahan dikatakan bahwa dialog agama merupakan salah satu elemen dasar, bahkan diprioritaskannya, dalam ajaran dan masa kepausannya. Dialog antaragama itu diletakkan dalam prioritas akan kepentingan perdamaian dunia dan penghargaan akan keluhuran martabat manusia.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain